Sabtu, 14 Juni 2014

Kedua

Nama: Ditya Puteri
Kelas: X MIIA 9

Ada satu pepatah yang aku selalu ingat.
Di dunia ini, tidak ada yang bertahan selamanya.
Aku rasa itu benar.

Karena setiap kali kau merasa yakin, akan selalu datang hal yang bisa
menghilangkan keyakinanmu. Karena disetiap satu, selalu diikuti dua.

Karena yang awalnya "pertama" bisa menjadi yang "kedua".
Dan konsep "kedua" ini hampir sama dengan pepatah diatas.

Saat satu pilihan terlihat, akan datang pilihan kedua yang bisa membuatmu ragu.
Saat kau merasa kau bisa jadi yang pertama, yang kedua bisa saja
datang menggantikanmu.

Dan ini membuatku sadar,
di dunia ini, tidak ada yang bertahan selamanya.

Karena disetiap satu, selalu ada yang "kedua".

Life In Peace

Oleh : Fasya Hadiyan Aprilingga

Kelas : X IPA 4

“Hidup ini tak lepas dari yang namanya angka 2 yang berarti kedamaian serta keseimbangan.”

Dalam hidup ini kita tak lepas dari yang namanya angka dan tidak lepas juga dari namanya kesimbangan. Menurut pandangan saya, keseimbangan itu sama seperti angka 2 yakni bersatu dalam 2 perbedaan. Walaupun dari keduanya berbeda tetapi dapat saling melengkapi satu sama lain. Mengapa saya mengartikan keseimbangan sama dengan angka 2? Karena menurut saya dalam hidup ini kita semua tak lepas dari angka 2.

Contohnya saja seperti sifat dalam diri manusia, ada yang baik dan jahat. Walaupun 2 sifat manusia itu berbeda tetapi manusia dapat saling melengkapi satu sama lain karena manusia adalah makhluk yang membutuhkan makhluk yang lainnya untuk dapat bertahan hidup. Manusia pun ada yang pintar dan juga bodoh. Namun manusia bisa saling melengkapi, yaitu manusia yang pintar dapat membantu manusia lainnya agar sama-sama mengerti dan mereka dapat mengajarkannya pada anak cucunya kelak. Cantik dan jelek, ramah dan jutek, aktif dan kalem, semua 2 perbedaan yang ada itu dapat saling melengkapi di dalam dunia ini. Lain halnya dengan alam ini, ada alam yang terlihat indah namun ada juga alam yang terliht rusak. Semua itu berbeda, namun dari perbedaan yang ada itu kita harus saling melengkapi dan saling memperbaikinya agar terlihat seimbang.

Angka 2 juga mengartikan kedamaian. Di dunia ini semua manusia perlu adanya kedamaian agar hidup tentram. Damai, membuat hidup manusia saling melengkapi satu sama lain. Dari kedamaian itu pula semua manusia yang berbeda-beda saling bersatu tanpa melihat perbedaan yang ada. Kedamaian membuat keindahan dalam hidup ini. Kedamaian pun membuat hidup tenang. Dan kedamaian pun membawa kesimbangan bagi seluruh alam.

Oleh karena itu, manusia harus saling sadar akan kedamaian dan keseimbangan hidup di dunia ini. Manusia harus saling melengkapi dan manusia pun harus saling menjaga kedamaian dan keseimbangan itu.

“Keseimbangan dan kedamaian itu adalah angka 2 yang membawa keindahan bagi alam.”

Hati Nurani

Oleh  : Elysa Meilani Faradina, X IPA 1

Dua
Sebuah pilihan jalan yang ada
Antara kanan dan kiri
Hitam dan putih
Atau pun yin dan yang
Dua
Yang membatasi setiap hati
Antara kebenaran dengan kebatilan
Yang memisahkan setiap nurani
Antara belenggu dari kecintaan
Yang menujukkan setiap diri
Antara keinginan pada kebutuhan
Tak ada yang satu dalam dunia gelap ini
Kecuali dia sang penerang tanpa cahaya
Hanyalah bisikan malaikat dan syetan
Dua hal yang menemani hari
Setiap cerita
Dengan sudut pandang berbeda
Setiap jalan hidup
Dengan rasa nyaman yang berbeda
Dua kali dalam kesalahan
Namun dua kali pula diberi kesempatan
Dua kali menjalani hidup antara yang mana dunia yang mana akhirat
Dua tujuan dalam setiap hembusan nafas
Surga Firsaus atau Neraka Jahannam

Selasa, 10 Juni 2014

Tema 14 juni 2014

Dear #smandacivil ... gmn nih kabarnya smandacivil? Yang Abis UKK gmn nih? Yakin kah kalau  Hasil Ulangannya bagus? Harus Yakin dong pastinya.

Sebelumnya Admin minta maaf kalau misalkan Blog penulismanda minggu kemarin ga ngapdet :( soalnya admin juga siswa yang ngadepin UKK :( doain admin ya nilainya bagus hehehe, Nah berikutnya kita lupakan UKK mari refleksikan Otak dengan membuat Tulisan-tulisan~

Ga Kerasa Semester 2 ini udah hampir selesai ya Smandacivil , padahal kerasanya cepet banget, pasti ada dong moment-moment seru di Semester 2? pasti ada dong? Nah buat Tema Tanggal 14 Juni nanti admin gabakal ngasih yang susah-susah kok kan kasian #smandacivil pasti pusing sendiri hahaha, nah kira-kira apa ya temanya?

TEMANYA adalah satu "DUA" tiga.... , Ya temanya itu "Dua" , inget ya Dua itu bukan patokan jadi kembangkan imajinas yang menurut #smandacivil menarik dari "DUA" , bisa itu Kejadi menarik di Semester "Dua" , Pengalaman di Kelas "Dua" , Siswa Absen "DUA" atau mungkin Pacar ke "Dua"

Untuk Deadline seperti biasa yaitu hari sabtu tanggal 14 pukul 17.00 WIB , ditunggu ya karyanya #smandacivil , Keep Writing~


Sabtu, 31 Mei 2014

Takdir?

Dari Admin Penulismanda



Pernahkah kalian memikirkan soal takdir?

Hari ini aku terus memikirkan tentang ini, takdir? Aku melihat sekelilingku, banyak sekali orang yang kutemui hari ini, dan aku tak menyangka orang-orang yang kutemui hari ini bisa saja meninggalkanku dengan cepat, siapa yang tahu? Takdir mungkin

Hari ini aku mendapatkan kabar bahwa temanku meninggal karena kecelakaan, aku tersentak mendengar berita itu, padahal hanya sekitar 3 jam sebelum kematiannya aku sempat bercanda dengannya,  dan aku tidak menyangka saat itu adalah hari terakhir aku melihat senyum tawanya, hanya butuh beberapa jam bagi tuhan untuk menghilangkan rasa senang seseorang, dan hanya butuh waktu 3 jam bagi tuhan untuk memisahkan hubungan seseorang untuk selama-lamanya atau mungkin  bisa lebih cepat dari itu? Aku tak begitu memikirkannya, karena ini semuaku anggap takdir.
Aku mencoba mengingat pertama kali bertemu dengannya, aku tak pernah menyangka aku akan berteman baik dengannya, aku mengingat memoriku lagi dimana saling ejek saling canda saling mentertawai. Aku mencoba mengingatnya hingga memoriku tiba saat terakhir kali aku melihat tawanya 3 jam yang lalu, takdir memang begitu kejam? Tapi bukankah takdir sudah sangat baik telah mempertemukanku dengan seorang teman yang sangat baik? Bukannya Tuhan itu Adil?

Takdir itu sangat simple, dia membuat pertemuan dan juga perpisahan, dia membuat kemalangan juga kebahagiaan, dia membuat yang tak mungkin menjadi mungkin dan yang mungkin menjadi tak mungkin… Takdir telah mempertemukan ku dengan banyak orang yang kita cintai, dan Takdir juga memisahkan kita dengan orang yang kita cintai dan kita harus siap dengan itu semua. Tapi dengan adanya perpisahan kita juga dapat merasakan pertemuan-pertemuan baru bukan? Takdir memisahkan kita dengan seseorang tapi juga mempertemukan dengan orang-orang baru diluar sana. Bukannya itu adil? Ya Tuhan sangat adil.

Jadi aku hanya bisa berharap aku dapat menemukan orang-orang baru sepertimu nanti, selamat jalan teman tolong bombing aku dan sampaikan doaku untuk orang-orang disana. Aku juga akan menyusulmu tunggulah aku kawan , biarkan nanti Takdir yang mempertemukan kita lagi dialam sana nanti.

JALAN HIDUP

Oleh     : AMALIA RAMADHANI
KELAS: X IPA 7


Semua susah ditebak. Apalagi masalah hidup. Memang terencana, tetapi bisa saja rencana itu terhenti dikarenakan adanya batu atau kerikil yang bisa bikin kita jatuh. Jalan hidup memang sulit untuk dilewati. Tetapi kita diharuskan untuk melewatinya. Entah itu senang atau susah. Salah pilih jalan, malah kesasar. Mending kesasarnya di jalanan biasa. Kita masih bisa pakai GoogleMaps. Kalau kesasarnya di jalan hidup gimana coba? Nggak ada GoogleMaps-nya.

Jalan hidup itu jalan yang harus kita lewatin semasa hidup. Jangan salah memilih jalan. Jangan cuma cari jalan yang lurus plus mulus doang. Bisa saja, jalan yang seperti itu malah jalan buntu. Walaupun kita pilih jalan yang berbelok tajam dan agak tidak mulus, kita bisa melalui jalan itu dengan sabar dan berhati-hati.

Pasti ada saja persimpangan yang kita lewatin. Bukan hanya simpang tigo #ehitunamawarungya tapi ada banyak simpangan yang menanti kita. Kita hanya diperbolehkan melewati satu jalan dari setiap simpangan. Kalau salah pilih, kita harus balik lagi ke awal dan menemukan mana  jalan yang baik bagi kehidupan kita. Kadang, kita juga suka bingung ketika berada di sebuah persimpangan. Kita takut untuk memilih jalan mana yang harus dilewati. Setiap persimpangan memiliki jalan yang kita tuju. Kalau sudah begitu, pasti lancar deh perjalanannya.  Jadi, persimpangan itu harus dilewati bukan ditakuti.

Friendship for Forever

Oleh : Shelly
Kelas : X MIA 4

Aku lupa tanggal berapa
Aku lupa jam berapa
Tapi aku ingat
Pertemuanku dengan teman-temanku
Maksudku, sahabatku
Bagaimana canggungnya aku dan teman-temanku
Bagaimana bingungnya aku harus kumulai dari mana obrolan itu
Sampai akhirnya waktu menjawab semua
Dari A sampai Z
Tidak ada yang terlewat untuk ku ceritakan kepada sahabatku
Sampai akhirnya acara perpisahan datang kepada kami
Aku benci perpisahan
Walaupun perpisahan tidak mengakhiri segalanya
Tapi itu artinya...
Tidak setiap hari aku bertemu dengan mereka
Tidak setiap hari aku bercanda ria dengan mereka
Aku tahu semua tidak ada yang permanen
Tapi untuk mereka...
Tuhan aku mohon
Satukan kami untuk sekarang
Dan selamanya
Our friendship for forever