Sabtu, 31 Mei 2014

Tidak Paham Betul

Oleh : Fellita Candini
XI IPA 5

Aku tidak mengingat pertamakali aku bertemu dengan ibuku. Ataupun aku ingat pertama kali aku bertemu dengan bapakku. Mungkin saat itu aku belum mengerti. Tapi anehnya aku juga tidak ingat pertamakali saat aku bertemu teman-temanku, bahkan teman baikku. Kalau begitu apakah sebuah pertemuan itu penting?

Ketika aku berfikir tentang arti sebuah pertemuan aku menyadari bahwa tidak ada kata yang pas betul untuk mendeskripsikannya. Pertemuan itu bukan satu ditambah satu sama dengan dua. Aku jadi bingung jika disuruh menjelaskannya. Ah sudahlah, yang penting aku akan menjelaskannya menurut pendapatku.

Pertemuan. Bisakah kalian bayangkan jika ayah dan ibumu tidak pernah bertemu, apakah kalian mempunyai kesempatan untuk membaca tulisanku ini? Atau bayangkan jika seorang Hellen Keller tidak pernah bertemu dengan Bu Anne Sullivan, apakah ia tetap akan menjadi tokoh inspirasi dunia? Jadi, pertemuan merupakan sesuatu yang baik? Tidak juga. Banyak di luar sana kasus-kasus kriminal terjadi karena sebuah pertemuan.

Pernah baca buku tentang 13 reasons why karangan Jay Asher? Setelah membaca buku itu aku jadi sadar betapa sebuah pertemuan dapat mempengaruhi hidup seseorang. Pertemuan bisa membawa kebaikan. Bisa pula membawa kejelekan. Membawa kesenangan ataupun membawa kesedihan. Bisa juga membawa penyesalan, kalau saja aku tidak pernah bertemu dengan mereka. Tapi aku percaya, dalam setiap pertemuan selalu ada harapan. Hope.

Ingatlah bahwa pertemuan juga ambil andil dalam membentuk siapa dirimu. Jadi jangan takut untuk memulai sebuah pertemuan. Orang yang takut untuk memulai sebuah pertemuan hanya akan jadi penakut. Menurutku, pertemuan itu seperti seperti kolam renang. Ketika kamu semakin takut kamu akan semakin tenggelam tapi ketika kamu berani kamu dapat mengapung di permukaannya.

Ah sudahlah. Sudah lumayan mumet otakku ini menjelaskan hal yang aku tidak pahami sepenuhnya. Tapi aku harap kalian akan menemukan arti pertemuan setelah membaca tulisanku ini.

P.S : I'm glad to meet y'all, pals.

CEWE KEREN

Oleh: Elysa Meilani Faradina
Kelas: X IPA 1






Kita bertemu untuk berpisah
Kita memilih ekonomi meskipun susah
Yang penting bersama dan tak terpisah
Terlalu banyak keluh dan kesah
Berubah jadi memori indah
Cewe kerenku
Barulah satu tahun kita bertemu
Namun air mataku ini
Menjelaskan betapa bahagianya aku
Tawamu, kegilaanmu, senyummu, semangatmu, doa mu, kasih sayangmu, nasihatmu dan pelukanmu
Bagaimana aku melupakannya?
Terimakasih ku pada Allah
Telah memberikan spesies yang sama seperti ku
Bertubuh lebar kesamping, dan tinggi yang tak lebih dari 155cm
Berjilbab dan selalu tertawa dengan riang
Berapa banyak yang berkata kita kembar?
Kita malas bersama, tertawa bersama dan bahagia bersama
Cewe keren ku
Merah kuning biru warna stabilo
Menghiasi wajah cantik kami
Tutorial hijab yang beraneka ragam
Menggambarkan betapa kreatifnya otak kami
Gambar upin dan ipin menghiasi lembar jawaban ulangan fisika
Bahkan tanda tangan di ulangan kimia terlihat gagah disamping nilai tiga puluh tiga
Tidur dan ditegur, ah tak masalah
Bolos pengayaan dan sholat dimasjid
Kami memang anak sholehah
Suara kami pun melengking dan tak pernah bersatu dengan nada
Namun kami tetap percaya diri
Ini lah band kami CEKER, cewe keren
Terimakasih atas warna yang kau beri dalam hidup ku
Asal kau tau sobat
Aku tak mau kehilangan mu
Syarifa zahra CIRIPA,
Farah alisa RARA,
Zahra shaumi TOBELI MIMI,
Afifah bintang IFA KUDA.

Selasa, 27 Mei 2014

Tema 31 Mei 2014

Dear #smandacivil ... gmn nih kabarnya smandacivil? masih setia kan bertandang ke blog penulismanda? mulai sekarang ayoo dong buat smandacivil yang belum pernah ngirimin tulisannya mulai kedepan bisa ngirimin tulisannya ...

Dear #smandacivil ,,, udah pada tau belum kalau tanggal 31 nanti smanda bakal ngadain acara perpisahan buat siswa-siswi kelas 12 ? yah sedih ya bakal ditinggal Mas/Mba Kelas 12 yang udah ngebimbing kita :( , sudah 3 tahun tak terasa mas/mba kelas 12 udah mendedikasikan diri untuk Sekolah kita ...

Sedih juga bakal kehilangan  sosok-sosok mengagumkan mereka... tapi kita tahukan dari awal kita semua pasti berpisah? tapi bukan karena perpisahan kita tak bisa bertemu lagi kan? kan pada dasarnya Perpisahan itu ada dan perpisahan itu bukan akhir...

Nah buat memperingati itu ada yang tahu tema tulisan buat tanggal 31 nanti? pastinya sekitar event itu dong , ada yang tahu?

Perpisahan?
Akhir?
Masa bakti?
3 tahun?

semuanya salah , lalu apa temanya? Temanya adalah "PERTEMUAN" .. YA tema tanggal 31 nanti adalah Pertemuan dimana adalah Titik balik dari Perpisahan, dan dimana ada Pertemuan maka disitu ada Perpisahan , baik itu Pertemuan Singkat, Lama maupun Pertemuan Panjang.

Untuk Deadline seperti biasa yaitu hari sabtu tanggal 31 pukul 17.00 WIB , ditunggu ya karyanya #smandacivil , Keep Writing~


Minggu, 25 Mei 2014

Act and React

Oleh : Ditya Puteri Pangestu
Kelas: X MIIA 9

Semua orang tahu kalau manusia ga bisa hidup sendiri. Dan kamu pun sebenarnya tahu, kamu ga bisa hidup sendiri. Butuh komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Tapi terkadang, ga semua hal bisa kita ucapkan. Ga semua hal bisa kita uraikan lewat kata-kata. Dan saat itu terjadi, yang kamu bisa lakuin cuman diam, atau menunggu...

Kalau diam, hal yang dipendam itu, ga akan pernah ada yang tahu. Tapi kalau kamu memilih untuk menunggu... itu artinya kamu mengambil tindakan. 

Dan peka, adalah kunci utamanya. Peka itu penting dalam komunikasi. Peka itu mengerti. Peka itu sadar. Dan dengan peka juga, semuanya bisa terlihat, bisa terungkap.

It's about how you act, and how to react. Gimana caranya kamu bertindak... atau pada saatnya kamu juga harus menanggapi tindakan orang lain. Gimana caranya kamu bisa menyampaikan apa yang kamu rasain, atau ikut merasakan apa yang orang lain rasakan.

Dan sekali lagi, kunci utamanya peka. 

Karena peka bisa menjadi mata saat semua tertutup rapat.

Sabtu, 24 Mei 2014

sekeliling

Dari Admin Penulismanda



Aku hari ini ingin berbagi cerita dengan kalian , aku ingin bercerita tentang bagian dari hidupku di masa lalu dan sekarang…
Dulu bisa dibilang aku orang yang acuh tak acuh, aku tidak mempedulikan sekelilingku, agak egois memang tapi aku masih punya hati nurani, dulu aku sama sekali berpikir untuk diriku sendiri, mengerjakan soal-soal latian untuk diri sendir saja, aku bahkan melupakan dunia yang sebenarnya sangat luas…

Ya itu semua sifatku yang dulu *mungkin* , tapi setelah ada sebuah kata-kata yang melayang masuk ketelingaku aku seperti berubah

“Kalian Semua EGOIS, ga ada kompak-kompaknya, Kalian semua sama sekali ga SOLID”

Suara-suara itu bisa kudengar dari segala penjuru lapangan saat aku OLS, entah kenapa dari situ aku merasa tubuhku harus bergerak untuk melakukan sesuatu , dari situlah aku mulai belajar untuk lebih memperhatikan sekelilingku, lebih kompak dengan teman-temanku dan berpikir untuk semuanya .

“Ingat Jadi …. Harus PEKA, terutama PEKA akan Kesalahan”

Ucapan itu juga yang membuatku kembali berkembang untuk kembali memperhatikan sekelilingku dan keadaan yang ada, memang semua orang memiliki kesalahan, tapi dengan peka Akan Kesalahan kita , kita bisa menjadi orang yang lebih baikkan? Terutama untuk menjaga hubungan dengan teman-teman kita.  

Just Say

oleh : Shelly Ila Amalia
kelas : X IPA 4
Kamu harus mengerti isyaratku
Aku tak ingin berbicara
Walaupun hanya sebatas 'A' padamu
Mengapa aku diam?
Apa kamu tahu?
Cari tahulah sebisamu
Tanpa ucapan dariku
Tapi, mengapa kamu masih saja diam membeku?
Tidakkah kau ingin melakukan sesuatu?
Pekalah

DO NOT FEEL, JUST DO

Oleh: Elysa Meilani Faradina,
Kelas : X IPA 1

Banyak orang berkata
Peka adalah ketika kita bisa mengerti perasaan orang lain
Ketika kita tahu seperti apa rasanya mereka sekarang
Gunakan topeng dan siap beraksi
Terkadang ketika kita tak mengerti
Hanya berbohong dan acting pun sudah cukup
Yang penting terlihat manis dan peduli
Namun apa gunanya mengerti? Apa itu membantu?
Kepekaan itu
Bukan saja berkata "ya aku pun mengerti"
Atau pun membujuk "bersabarlah"
Bahkan ikut menangis dan berbisik "mungkin ini sudah takdir Tuhan"
Bangun dan sadarlah!
Kepekaan itu
Ketika kita bisa mengubah hidup orang lain menjadi sedikit lebih baik dari sebelumnya, ya sedikit
Karena sekecil apapun yang kita lakukan, itu dapat mengubah takdir dan jalan hidup orang lain
Karena faktanya adalah
Orang orang terlalu sibuk untuk hal hal yang besar, Untuk memperbaiki dunia
Bukan untuk memperbaiki hal yang terkecil terlebih dahulu, yaitu memperbaiki diri sendiri